SATRESKRIM POLRES JEMBER – Unit Resmob Barat Sat Reskrim Polres Jember, mengungkap pelaku pembegalan terhadap Umrotul Laili, seorang anggota Bhayangkari Polsek Tanggul, di jalan raya Paleran – Sukorejo, Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Jember, Minggu (25/2/2018) pagi.

Satu pelaku bernama Seniman, warga Dusun Tonggengan, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Pria 40 tahun ini dilumpuhkan dengan timah panas saat akan ditangkap. Sementara seorang temannya berhasil melarikan diri.

“Saat itu korban sedang perjalanan menuju ke Pasar Sukorejo akan belanja untuk keperluan hajatan acara reuni liting perwira,” kata Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, dalam pers rilis di halaman mapolres setempat, Kamis (1/3/2018).

Di dalam perjalanan menuju ke pasar tersebut, sambung Kusworo, korban berpapasan dengan kedua pelaku. Kemudian korban dipepet oleh kedua pelaku. Akan tetapi korban berusaha melawan dengan cara menendang pada kemaluannya pelaku.

“Perlawanan tersebut membuahkan hasil, salah satu dari pelaku sempat terjatuh dari kendaraan bermotor yang dikendarainya. Merasa pelaku kesakitan atas perlawanan korban, akhirnya pelaku marah dan naik pitam,” terangnya.

Mendapat perlawanan, pelaku membalas balik dengan cara menendang dan memukul beberapa kali pada punggung korban. Serangan ini membuatkan korban terjatuh dan tercebur ke dalam sungai yang ada di pinggir jalan tersebut. Ketika melihat korbannya jatuh, kedua pelaku kabur ke arah Desa Curah Cabe, Bangsalsari, dengan membawa motor korbannya.

“Dengan adanya kejadian tersebut lalu kami melakukan penyelidikan dan didapatkan informasi tentang pelaku pembegalan terhadap seorang anggota bhayangkari tersebut,” ujar Kusworo.

Selanjutnya, Rabu sore sekitar pukul 14.30 Wib, kedua pelaku diketahui sedang melintas di jalan Sumberbaru. Tidak ingin buruannya kabur, petugas menghadang mereka dengan diarahkan masuk ke Mapolsek Sumberbaru. Setelah digeledah oleh Unit Resmob Barat, petugas mendapati sebuah telepon selular warna putih milik korban.

“Saat itu pelaku berusaha melawan petugas, akhirnya kami lakukan tindakan tegas terhadap pelaku dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas pada bagian kaki sebelah kanan dan lengan pada bagian kiri,” jelasnya.

Sementara seorang pelaku berhasil melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan. Saat ini pihaknya terus mengejar pelaku yang berhasil melarikan diri tersebut dengan identitas yang sudah dikantongi. Polisi juga telah menetapkan pelaku dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan ialah satu unit kendaraan bermotor Honda Beat warna merah putih dengan nopol P 3592 LE yang menjadi sarana untuk melakukan aksinya, satu lembar STNK milik pelaku, satu buah ponsel seluler merk Vivo X35 milik korban, serta sebilah celurit milik pelaku yang digunakan pada saat menjalankan aksinya,” tutur Kapolres.

Lebih lanjut Kuworo mengatakan, saat dilakukan interogasi terhadap pelaku. Pelaku mengaku telah melakukan aksinya dibeberapa tempat selain di Sukorejo. Bahkan dalam satu bulan ini komplotan ini telah melakukan aksinya dua kali di sekitaran Hotel Beringin Indah di Kecamatan Ajung, dan satu lagi di Paleran yang masuk wilayah hukum Polsek Bangsalsari. (*)

Sumber : http://www.penanusantara.id/main-desktop/berita_detil-1958-detil.html