SATRESKRIM POLRES JEMBER – Nasip sial menimpa anak berinisial RH (14), warga Dusun Krajan Desa Curahkalong Kecamatan Bangsalsari mengalami nasib malang, pasalnya ia berniat menolong mengantar temannya malah menjadi korban pembegalan. RH menjadi korban begal anak berinisial MAA (16), yang tak lain temannya sendiri satu sekolah.

“Selasa (20/03) jajaran Polsek Bangsalsari mengamankan MAA yang telah melakukan Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) dengan korban RH. MAA merampas motor RH dengan berpura – pura minta tolong untuk mengantarkan ke sungai, namun setelah berjalan sekitar 300 Meter MAA membacok RH dengan pisau,” ungkap Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo SH MH SIK pada sejumlah media saat rilis di halaman Mapolres Jember, Rabu (21/03).

Kapolres juga menyampaikan, setelah merampas motor korban, MAA terindikasi berniat untuk menjual motor curiannya. “Namun ada warga yang mengetahui, kemudian warga tersebut mengamankan MAA dan selanjutnya menyerahkan MAA ke Polsek Bangsalsari,” paparnya.

Selain itu pelaku sebelumnya hanya pernah mencuri ayam dan barang barang kecil saja, untuk mencuri sepeda motor baru satu kali ini.’ imbuhnya.

“Korban mengalami luka robek pada punggung sebelah kiri dan dada kiri. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MAA kita kenakan Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Sul/ Bas/ Rul)