SATRESKRIM POLRES JEMBER – Jawa Timur berhasil menangkap seorang pelaku penjual Lutung Jawa (trachypithercus auratus) saat tengah melakukan transaksi, Jumat (4/5/2018).

Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Polres Jember, Minggu (6/5/2018), Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan bahwa pelaku yang berinisial SF, 22, menjual Lutung Jawa seharga Rp 400 ribu.

“Pelaku mendapatkan Lutung Jawa ini dari kawannya seharga Rp 100 ribu,” kata Kusworo.

Kusworo juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan pelaku, Lutung Jawa tersebut berasal dari hutan di Banyuwangi. Namun, informasi tersebut masih terus didalami oleh penyidik Polres Jember untuk mengungkap asal muasal Lutung Jawa yang menjadi ditetapkan pemerintah sebagai satwa langka yang dilindungi itu.

“Pelaku sudah dua kali menjual Lutung Jawa. Yang pertama kali berhasil terjual. Selain menjual lutung, pelaku merupakan penjual burung-burung langka,” tuturnya.

Saat disinggung terkait cara pelaku menjalankan aksinya, Kusworo mengatakan bahwa pelaku beraksi sendirian. “Pengakuan dari pelaku dia sendirian. Tapi itu masih kami dalami juga,” ucap Kusworo.

Kusworo menegaskan, atas perbuatannya si penjual Lutung Jawa itu diancam dengan Pasal 40 Ayat 2 jo Pasal 21 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. “Ancamannya maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta,” tegas orang nomor satu di Polres Jember itu. (*)

Sumber : https://m.timesjember.com/read/26161/20180506/142219/polres-jember-ungkap-jual-beli-lutung-jawa-ini-penampakannya/