SATRESKRIM POLRES JEMBER – Polres Jember panen tangkapan, selama sepekan sejak digelarnya operasi pekat (penyakit masyarakat) mulai 21-27 Mei, jajaran Polres Jember berhasil mengamankan 259 tersangka dari 206 kasus pekat, operasi pekat ini sendiri di gelar selama 12 hari dan akan berakhir 1 Juni mendatang.

“Operasi pekat baru separo jalan. Kami jajaran polres Jember berhasil mengungkal 206 kasus dari penyakit masyarakat yang menjadi sasaran target operasi, dan hanya dalam sepekan. Ada 295 tersangka, namun semua tersangka tidak bisa dilakukan penahanan badan karena ancaman di bawah 5 tahun, hanya sekitar 25 yang bisa di tahan,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo saat menggelar konferensi press di  halaman Mapolres, Senin (28/5/2018).

Dari 206 kasus yang di ungkap, rinciannya adalah kasus miras, mabuk, pemalakan, ngamen dengan pemaksaan, parkir liar, prostitusi, pornografi, judi, petasan, dan Narkoba.

“Untuk prostitusi ada 5 perkara, Judi togel 8 perkara, Petasan 8 perkara, Narkoba 5 dan Miras 6,” ujar Kapolres, jumlah angka ini cenderung naik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mengungkap 206 kasus dengan tersangka 237, sedangkan pada tahun ini 254 kasus dengan 295 tersangka.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan selama sepekan digelarnya operasi pekat, diantaranya adalah, 3 ayam aduan, senjata tajam, bubuk powder mesiu untuk bahan petasan, selongsong petasan dari berbagai ukuran, dan dua unit sepeda motor.

“Operasi pekat ini digelar untuk menciptakan kondisi selama bulan ramadhan menjadi tenang dan kondusif, sehingga warga yang sedang menjalankan ibadah puasa merasa tenang,” pungkasnya. (*)

Sumber : http://m.jembertimes.com/baca/173310/20180528/155445/hanya-sepekan-polres-jember-berhasil-amankan-295-tersangka-penyakit-masyarakat/