SATRESKRIM POLRES JEMBER, dibantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polres Banyuwangi akhirnya meringkus Sucahyono, buronan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Tanah Kas Desa (TKD) tahun 2013 hingga 2015 yang menyebabkan kerugian negara dengan total Rp511.259.127.

Sucahyono yang diketahui mantan Kepala Desa Wringin Telu, Jember, Jawa Timur dinyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh kepolisian sejak 19 Oktober 2016 silam.

“KPK mendapat permintaan dukungan dari Polres Jember yang sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan DD dan Tanah Kas Desa di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger,” tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi oleh TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) melalui sambungan telepon, Kamis (16/8/2018).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Erik Pradana mengungkapkan bahwa Sucahyono ditangkap di Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Dia mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan buah sinergi KPK dan Polri yang terus melakukan pencarian tentang keberadaan tersangka.

“Tersangka kami tangkap di rumah salah satu teman wanitanya. Sekarang masih dalam penyidikan di Polres Jember,” kata Erik.

Saat tiba di Polres Jember, Sucahyono memilih diam dan tertunduk saat ditanya oleh awak media.

Sumber : https://m.timesjember.com/read/28861/20180816/184328/gandeng-kpk-polres-jember-tangkap-buronan-koruptor-dana-desa/