SATRESKRIM POLRES JEMBER  – Buron selama lima bulan pelaku pencurian dengan kekerasan bernama Abdurrohman (18 tahun) warga Dusun Krajan, Desa Kamal, Kec. Arjasa, Jember, Berhasil ditangkap pada hari Senin (27/8/18) sekira jam 20.00 wib, oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Arjasa, ditempat persembunyiannya di Kelurahan Tambak Sawah, Kecamatan Rungkut Kodya Surabaya. Kamis (30/8/18).

Kapolres Jember AKBP, Kusworo Wibowo mengatakan Bermula dari kejadian tindak pidana Pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018, sekira jam 18.15 wib, TKP di Dusun Krajan Desa Kamal Kec. Arjasa, pelaku sengaja masuk kedalam rumah disaat penghuni/pemilik rumah Sdra. Imam Rohadi dan isterinya Vita Via sedang tidak ada dirumah menghadiri hajatan dirumah saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya.
“Pelaku masuk ke dalam rumah melalui jendela belakang dan pada saat ada di dalam rumah tersebut kepergok oleh anak pemilik rumah yang bernama Najuwa Salsabila (12 tahun), saat itu pelaku berinisial AB panik takut aksinya diketahui oleh anak itu (Najuwa Salsabila ) tanpa pikir panjang langsung mencekik dan memukul kepala korban dengan sebuah palu besi yang diambilnya kebetulan ada di dekat TV yang ada di rumah korban,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.
Setelah itu pelaku menyeret korban (Najuwa Salsabila) ke kamar mandi, pelaku kabur melalui pintu belakang setelah berhasil membawa barang milik korban berupa; 1 (satu) unit Handphone merk Samsung J2 Prime dan 1 (satu) unit Hand phone merk Evercross warna putih.
Atas kejadian Pencurian dengan kekerasan tersebut Kapolsek Arjasa AKP Eko Basuki bersama Kanit Reskrim Aiptu Galuh Harja langkara serta anggota Unit reskrim dibantu oleh Ka. SPKT langsung menuju ke TKP dan melakukan olah TKP.
“Korban (Najuwa Salsabila) yang mengalami luka berat berlumuran darah di kepala langsung dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan, dimana korban sampai saat ini belum sembuh total masih mengalami trauma fisik dan fsikis,” ujarnya.
Kusworo mengatakan setelah melakukan aksinya tersebut pelaku kabur keluar kota, Kapolsek Arjasa bersama anggotanya sudah berupaya melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku yang berpindah-pindah tempat.
Lanjut Kusworo, berbekal pengembangan kasus dan berkat kerjasama Porles Jember dan Unit Reskrim Polsek Arjasa serta dengan perangkat desa Kamal dan warga masyarakat didapatkan informasi bahwa pelaku ada di daerah Lumajang, namun setelah sampai di Lumajang pelaku sudah kabur lagi, sampai akhirnya atas bantuan teman pelaku yang bernama Asra dapat menunjukkan persembunyian pelaku di daerah Surabaya.
Sesampai di Surabaya mendapatkan Pelaku sedang bercengkerama dengan teman-temannya tanpa kesulitan Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki bersama Unit Reskrim Polsek Arjasa dapat membekuk pelaku tanpa perlawanan, selanjutnya pelaku langsung dibawah ke Jember untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
“Atas perbuatannya pelaku kita jerat dengan pasal 365 ayat  (1) dan (2) 4e yakni pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun,” pungkasnya. (*)