SATRESKRIM POLRES JEMBER – Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Jember, melakukan penggeledahan di Ruang PAUD dan Dikmas di Dispendik (Dinas Pendidikan) Kabupaten Jember. Dari penggeledahan ini, beberapa dokumen disita.

“Penggeledahan ini dalam rangka menemukan fakta-fakta baru terkait kasus OTT kepada dua oknum penilik yang kita lakukan beberapa waktu lalu,” tutur Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Erik Pradana, Rabu (12/9/2018).

Ia menambahkan selain melakukan penggeledahan, beberapa saksi juga diperiksa. Saksi tersebut merupakan rekan penilik PAUD di Dispendik Jember. Hingga saat ini, belum ada tersangka baru yang ditetapkan oleh Polres Jember.

“Ada 9 saksi yang merupakan penilik juga. Keterlibatan pihak lain saat ini masih kita dalami,” kata Erik.

Sebagai informasi, dua oknum penilik berinisial S dan R terkena OTT di Warung Gizi, Kecamatan Sukowono.

“Mereka mengambil pungutan liar dari PAUD penerima dana bantuan layanan khusus dari APBN Tahun Anggaran 2018. Nominalnya variatif. Dari dana yang diterima, diberikan kepada oknum penilik 10-15 persen,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Jumat (7/9/2018) lalu.

Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 7,2 juta, empat unit ponsel, dan tiga lembar fotokopi rekening bank.

“PAUD yang sudah menyerahkan dana saat itu adalah PAUD Nurul Islam Sukowono dan PAUD Cempaka 100 Sempolan,” kata Kusworo. (*)