JEMBER, Sinergi antar Porlres Jember dengan para Ulama, Kyai, Umaroh melalui Group WhatsApp LPAI. berhasil mengungkap Jaringan prostitusi yang sudah lama dengan berkedok warung, dengan menyediakan kamar khusus untuk melakukan esek-esek, yang telah disediakan oleh pemilik warung, yang berada di jalan arah menuju Jember-Banyuwangi. Kamis (14/2/2019)

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. S.I.K., MH., menyampaikan, berkat informasi dari Ustad Abu Bakar, dan Ustad Faidin Hasdi, bahwa ada praktek yang diduga prostitusi diwilayah sekitar jalan Jember-Banyuwangi.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kita langsung menerjunkan aggota ke TKP, dan langsung melakukan razia. namun saat itu, tidak ditemukan barang bukti dan tidak ditemukan unsur pidananya. Selanjutnya kita terus melakukan penyelidikan dan dalam hitungan satu kali dua puluh empat jam, kita berhasil membongkar kegiatan prostitusi didua warung tersebut,” ungkap Kapolres Kusworo.

Kusworo mengatakan, di dua warung ini kita amankan PSK yang usianya antara 27-37 tahun, mereka memasang tarif antara 85 ribu hingga 120 ribu rupiah, dan hasilnya nanti akan dibagi dengan pemilik warung.

“Atas perbuatan yang mereka lakukan, maka mereka akan dijerat dengan pasal 296 KUHP, junto 506 yaitu barang siapa yang mempermudah perbuatan cabul dan mendapatkan keuntungan postitusi dari tindak pidana pelacuran yang dianggap sebagai mucikari, maka diancaman kurungan 1 tahun 4 bulan,” pungkasnya.

Sementara Ustad Abu Bakar memberikan apresiasi kepada Polres Jember, khususnya Kapolres Jember, yang dengan sigap dan cepat membongkar kegiatan prostitusi sekaligus mengamankan sejumlah PSK dan mucikarinya.

”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres beserta jajarannya yang telah berhasil membongkar praktek prostitusi dalam hitungan satu kali dua puluh empat jam,” tuturnya.

Sedangkan Ustad Faidin Hasdi menambahkan, kami salut dengan Kapolres beserta jajarannya, karena dengan cepat berhasil membongkar praktek prostitusi, dan Ini bisa memberikan efek jera kepada para PSK dan mucikarinya.

“Praktek prostitusi ini sebenarnya sudah lama sekali beroperasi, bolak balik di razian namun membuka kembali, baru kali ini dilakukan razia oleh jajaran Polres Jember dan sekaligus mengamankan para pelakunya ke Mapolres Jember,” pungkasnya. (Potret.jbr*)